APAKAH CHROMIUM ADALAH BAGIAN PENTING DARI OBAT DIABETES?

Meski jarang disebutkan tetapi ternyata kehadiran chromium penting dalam obat dan menu diet pasien diabetes sehari-hari. Chromium adalah komponen penting dalam diet yang ditemukan pada abad 18. Chromium hadir dalam bentuk divalent (Cr+2) dan trivalent (Cr+3), tetapi trivalent adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi kesehatan. kebutuhan chromium dalam tubuh setiap orang bisa berbeda-beda tergantung dari jenis kelaminnya. Pria membutuhkan 35mcg sedangkan pada wanita 25mcg.

Lalu apa tanda-tandanya seseorang mengalami kekurangan chromium? Jika seseorang mengalami kekurangan chromium maka kondisi glukosa darahnya akan sulit dikontrol, kekurangan energi, memiliki keinginan makan yang tinggi dan perubahan mood yang sulit dikendalikan. Itulah mengapa penting untuk memenuhi kebutuhan chromium sebagai salah satu usaha mengendalikan gula darah selain dengan obat diabetes.

 

Asal Chromium

Untuk memenuhi kebutuhan chromium kebanyakan berasal dari makanan. Makanan yang merupakan sumber chromium adalah gandum utuh, beras coklat, jamur, brokoli, beer, ragi, ayam, produk olahan susu, dan seafood. Rata-rata 2% dari chromium yang berasal dari makanan akan diserap oleh tubuh. Untuk lebih lengkapnya, chromium dikonsumsi bersama dengan vitamin B3 dan C untuk membantu penyerapannya.

Manfaat chromium

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa chromium dapat membantu kerja obat diabetes dalam mengendalikan gula darah. Chromium sangat efektif dalam metabolisme karbohidrat dan bagus dalam pembentukan glucose tolerance factor (GTF). GTF akan membantu penyerapan glukosa ke dalam sel sehingga menciptakan ruang yang lebih baik untuk produksi energi. Sejak perang sipil, kehadiran chromium telah dimanfaatkan untuk mengatasi kenaikan kadar glukosa dalam darah.

Tidak hanya bagi pasien diabetes yang mengonsumsi obat, chromium juga membantu dengan sangat efektif pada metabolisme lemak. Dengan metabolisme lemak yang baik maka kadar kolesterol juga jadi lebih terkontrol. Penelitian telah membuktikan bahwa orang-orang yang meninggal berhubungan dengan penyakit jantung menunjukan kurangnya chromium dalam tubuhnya.

Chromium juga bisa membantu menurunkan berat badan. Chromium dalam bentuk picolinate menunjukan kemampuannya untuk mengurangi jumlah jaringan adipose dalam tubuh manusia. Maka dari itu konsumsi chromium dalam jumlah tinggi akan membantu mengontrol keinginan makan dan rasa lapar.

 

Baca juga: https://yakon.co.id/resep-obat-diabetes-dalam-bentuk-spirulina/