TEH HERBAL DAN KOPI? MANA YANG PALING BISA MENJADI OBAT DIABETES?

Teh herbal memang paling banyak disarankan untuk menjadi obat diabetes karena minimnya resiko efek buruk dari teh jelas lebih kecil dibandingkan obat berbahan kimia. Tetapi selain teh herbal ternyata kopi juga punya peran penting sebagai obat untuk pasien diabetes. Meski jarang disebutkan, kopi memiliki segudang manfaat sama seperti pernah teh sebagai obat herbal untuk pasien diabetes. Lalu bagaimana sebenarnya manfaat antara teh dan kopi bagi pasien diabetes?

 

Teh

Teh, baik itu herbal atau teh biasa seperti black tea, green tea atau white tea memiliki banyak khasiat super untuk tubuh yang diakui oleh para ahli. Secangkir teh kaya akan antioksidan yang bagus dalam menangkal radikal bebas serta menurunkan resiko pertumbuhan berbagai jenis sel kanker.

Teh juga bisa mengurangi inflamasi sehingga orang yang sering mengeluh sedang sakit atau menunjukan gejala akan sakit sangat disarankan untuk mulai meminum secangkir teh hangat. Boleh teh herbal atau teh original.

Secangkir teh disebut sebagai obat herbal untuk diabetes karena mampu meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin. Jika ingin manfaatnya lebih banyak teh untuk obat bagi pasien diabetes bisa dicampur dengan berbagai rempah dan herbal lain seperti kayu manis, jahe, ginseng atau kunyit.

Teh juga akan menjaga kesehatan mulut. Ini juga penting bagi pasien diabetes yang kerap mengalami masalah di bagian dalam mulut.

Teh ternyata juga bagus dalam menurunkan resiko penyakit jantung hingga melindungi diri dari berbagai resiko penyakit syaraf seperti Alzheimer dan Parkinson.

Kopi

Meski kerap dikeluhkan karena membuat kecanduan dengan kafein, kopi bermanfaat cukup tinggi karena kandungan nutrisinya yang terdiri dari potassium, magan, magnesium, dan niacin.

Jarang disarankan sebagai obat herbal untuk pasien diabetes, kopi adalah minuman yang bisa menurunkan resiko diabetes tipe 2. Kopi juga bisa melindungi liver dari berbagai penyakit berbahaya. Dan sama seperti kanker, kopi jika diminum dengan kadar yang tepat bisa membantu menjaga tubuh dari berberapa jenis sel kanker.

Resiko penyakit syaraf seperti Alzheimer dan Parkinson realtif lebih kecil pada orang-orang yang mengonsumsi kopi dibanding mereka yang tidak. Kopi sendiri ternyata memiliki peran cukup besar dalam membantu mencegah depresi.

Untuk menentukan apakah teh atau kopi yang bisa berperan lebih besar pada pasien diabetes sebaiknya dikonsultasikan kembali dengan dokter. Kondisi setiap orang berbeda-beda dan efek teh atau kopi untuk tubuh setiap orang juga akan berbeda-beda.

 

Baca juga: https://yakon.co.id/brokoli-dan-manfaatnya-sebagai-obat-diabetes/